Assalamualaikum Wr. Wb
Alhamdulillah , SPENSA NEWS edisi ke-5 dapat diterbitkan kembali. Pada edisi ke-5 ini kita akan membahas tentang persiapan UAS.
UAS atau ulangan akhir semester kali ini akan dilaksanakan sebentar lagi. Sebelum UAS tentunya kita semua harus kerja keras. Kerja Keras yang kita harus lakukan saat ini adalah kerja keras dalam belajar.
Kenapa kita harus kerja keras dalam belajar?? Kita kerja keras dalam belajar untuk mengingat atau mereview kembali ingatan kita tentang pelajaran. Semua itu harus kita kerjakan agar ketika ujian berlangsung kita dapat menjawabnya dengan yakin.
Jika kita sudah kerja keras dalam belajar jangan lupa untuk selalu berdo’a agar mendapat nilai yang kita inginkan. Karena jika kita sudah kerja keras tetapi tidak diikuti dengan do’a itu sama saja bohong. Dan begitu juga sebaliknya.
Dan karena sekolah kita menggunakan LJK ( Lembar Jawaban Komputer ) untuk jawaban setiap mata pelajaran yang di UAS-kan, kita suka menyalahkan mesin pemeriksa LJK, jika kita mendapatkan nilai yang tidak diinginkan. Jadi kita juga harus berhati-hati dalam mengisi LJK tersebut agar dapat terbaca oleh mesin pemeriksa LJK.
Jadi hal – hal yang perlu kita persiapkan untuk UAS adalah belajar, berdo’a dan memperhatikan alat tulis.
Berhati-hati ketika menggunakan LJK harus diperhatikan, sebab jika kita tidak berhati-hati itu bisa berakibat fatal. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah kondisi badan kita (usahakan dalam keadaan sehat dan tenang) dan alat tulis (yang sesuai syarat). Salah satu contoh yang salah ; jika kita menggunakan pensil HB ketika mengisi LJK, tentu itu tidak akan terbaca oleh komputer, jadi kita harus menggunakan pensil 2B.
Kata Mereka….
Kalau saya sih belajar semaksimal mungkin agar mendapat hasil yang maksimal. Kalau belajarnya minimal nanti hasil nilainya juga minimal. Saya sudah mempersiapkan UAS sejak minggu lalu untuk menyicil pelajaran agar tidak tergesa-gesa
Belum terlalu siap, karena materinya banyak dan belum semuanya dipelajari. Menurut saya pelajaran yang susah adalah Matematika dan Fisika, karena banyak rumusnya dan males ngitungnya.
Perasaannya deg-degan dan khawatir karena materinya banyak. Pelajaran yang sulit adalah Bahasa Indonesia karena banyak bacaannya.
Perasaannya was-was takut muridnya gak pada bisa ngejawab soal-soalnya. Karena muridnya banyak yang nyantai. Pesan dari ibu rajin belajar, jangan main terus, manfaatkan waktu sebaik-baiknya dan banyak berdo’a.
Kalau udah ngajarin dengan maksimal dan anaknya bisa ngikutin itu gak jadi masalah. Kalau perasaan ibu sih gak ada rasa kuwatir dan was-was. Karena guru harus memberi kepercayaan kepada muridnya agar muridnya mandiri.
Senang, karena setelah UAS liburan. Asik deh.! Persiapannya: Menjelaskan seluruh materi pada siswa dan menjelaskan huruf jawi pada anak-anaQyu. Nasehat dari bapak janganlah menyontek karena segala perbuatan akan di pertanggung jawabkan kepada Allah. So, PD aja lagi…& jangan nyontek yach.!













0 komentar:
Posting Komentar